Kamis, 09 April 2020

MAKALAH FUNGSI DAN MANFAAT PROSEDUR, PEMANFAATAN DAN IMPLEMENTASI SERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS WEB

MAKALAH PEMBELAJARAN BERBASIS IT


MAKALAH
FUNGSI DAN MANFAAT PROSEDUR, PEMANFAATAN DAN IMPLEMENTASI SERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS WEB
Makalah ini dibuat untuk memenuhi mata kuliah Pembelajaran Berbasis IT
Dosen Pengampu   :  Fahru Rozi, M.Pd.I

Disusun Oleh :
Kelompok 10
Rivan Nur Rochim (201955010104760)
M. Ihsannurrohim
Fitrotul Hikmah
Titik Andriyani
Dedi Aprilliswanto


INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO
FAKULTAS TARBIYAH
PAI 2
2020

KATA PENGANTAR 

Alhamdulillah, puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT serta salam dan cinta kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW. Atas segala rahmat dan karunia Allah SWT sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini yang berjudul “FUNGSI DAN MANFAAT PROSEDUR, PEMANFAATAN DAN IMPLEMENTASI SERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS WEB”.

Tugas ini kami susun untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Pembelajaran Berbasis IT. Dalam proses pembuatan makalah ini, kami harap dapat membantu pembaca untuk mengetahui bagaimana manfaat, sumber, dan implikasi ilmu pengetahuan, informasi dan teknologi dari model – model pembelajaran ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan baik dalam isi dan bahasa penulisannya. Sehingga saran dan kritik yang bersifat membangun, sangat membantu kami demi kesempurnaan makalah ini. 


BAB I 
PENDAHULUAN 

A. Latar Belakang Masalah


Pada saat ini seiring berkembangnya era globalisasi teknologi informasi dan komunikasi terus berkembang pesat dan mendapat banyak respon dari masyarakat, sehingga interaksi dan penyampaian informasi bisa berlangsung dengan cepat dan mudah. Salah satu pengaruh dan dampak dari perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi ialah dalam aspek pembelajaran, yang mana saat ini proses pembelajaran menjadi lebih mudah dari zaman dahulu yaitu dengan cara berbasis komputer.

Pembelajaran yang berbasis web atau disebut dengan e-Learning merupakan aktfitas pembelajaran yang menggunakan jaringan internet untuk menyampaikan dan memfasilitasi ketika dalam proses pembelajaran. Dewasa ini, dengan berkembangnya teknologi membuat gaya hidup kebanyakan manusia cenderung bergerak secara dinamis sehingga kebutuhan akan proses belajar jarak jauh yang biasa disebut dengan tele-edukasi semakin meningkat pula.

Menggunakan internet sebagai salah satu sarana untuk pembelajaran merupakan cara agar kita tidak tertinggal dengan teknologi yang semakin maju ini. Adapun langkah – langkah awal yang harus dilakukan sebelum menggunakan metode pembelajaran yang berbasis web ialah dengan menentukan ranah mana yang harus akan dipakai oleh proses pembelajaran ini, apakah kognitif, psikomotorik dan afektif.

Web merupakan kumpulan dokumen yang banyak tersebar diseluruh server penjuru dunia dan terhubung menjadi satu jaringan yang disebut dengan internet. Dalam pembelajaran yang menyertakan web sebagai salah satu cara pengembangan dalam proses pembelajaran ini sangat membantu kita dalam melakukan berbagai kegiatan secara efektif, karena kita dapat mencari dan mendapatkan ilmu seluas mungkin disini, serta mengetahui banyak hal yang belum kita pahami sebelumnya. Dan yang terpenting ialah menggunakan web ini untuk kebutuhan yang positif tidak untuk keperluan yang negatif.

B. Rumusan Masalah
  1. Apa fungsi dan manfaat pembelajaran berbasis web ?
  2. Bagaimana prosedur dan pemanfaatannya ?
  3. Bagaimana implementasi pembelajaran berbasis web?
  4. Apa kelebihan dan kekurangan pembelajaran berbasis web ?


C. Tujuan
  1. Untuk mengetahui fungsi dan manfaat pembelajran 1. berbasis web.
  2. Untuk mengetahui prosedur dan pemanfaatannya.
  3. Untukmengetahui bagaimana implementasi pembelajara berbasis web.
  4. Untuk mengetahui apa kelebihan dan kekurangan pembelajaran berbasis web.



BAB II
ISI

A.Pembelajaran Berbasis WEB

Pembelajaran berbasis web yang populer dengan sebutan Web-Based Education (WBE) atau kadang disebut e-learning (electronic learning) dapat didefinisikan sebagai aplikasi teknologi web dalam dunia pembelajaran untuk sebuah proses pendidikan. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa semua pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan teknologi internet dan selama proses belajar dirasakan terjadi oleh yang mengikutinya, maka kegiatan itu dapat disebut sebagai pembelajaran berbasis web.

            Kemudian yang ditawarkan oleh teknologi ini adalah kecepatan dan tidak terbatasnya tempat dan waktu untuk mengakses informasi. Kegiatan belajar dapat dengan mudah dilakukan oleh peserta didik kapan saja dan dimana saja dirasakan aman oleh peserta didik tersebut. batas ruang, jarak dan waktu tidak lagi menjadi masalah yang rumit untuk dipecahkan.

Bagaimana cara belajar melalui web? Ada persyaratan utama yang pelru dipenuhi, yaitu adanya akses dengan sumber informasi melalui internet. Selanjutnya, adanya informasi tentang letak sumber informasi yang ingin kita dapatkan. Ada beberapa sumber data yang dapat diakses dengan bebas dan gratis tanpa proses administrasi pengaksesan yang rumit. Ada beberapa sumber informasi yang memang telah diberi otorosiasi pemilik sumber informasi.

           Teknologi internet memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk mendapatkan informasi apa saja darimana saja dan kapan saja dengan mudah dan cepat. Informasi yang tersedia diberbagai pusat data di berbagai komputer di dunia. Selama komputer-komputer tersebut saling terhubung dalam jaringan internet, dapat kita akses dari mana saja. Ini merupakan salah satru keuntungan belajar melalui internet.  
   
            Mewujudkan pembelajaran berbasis web bukan sekedar meletakkan materi belajar pada web untuk kemudian diakses melelui komputer web, namun ia juga digunakan hanya sebagai media laternatif pengganti kertasd untuk menyimpan berbagai dokumentasi dan informasi. Web digunakan untuk mendapatkan sisi unggul yang tadi telah diungkap. Keunggulan yang tidak dimiliki media keretas ataupun media lain.

            Banyak pihak mencoba mengggunakan teknologi web untuk pembelajaran dengan meletakkan materi belajar secara online, lalu menugaskan peserta didik untuk mendapatkan (downloading) materi belajar itu sebagai tugas baca. Setelaha itu mereka diminta untuk mengumpulkan laporan, tugas, dan lain-lain sebagainya, kembali ke guru juga melalui internet. Jika ini dilakukan tentunya tidak akan menimbulkan proses belajar yang optimal.

            Kita dapat membayangkan suasana di ruang kelas ketika sebuah proses belajar sedang berlangsung. Berapa banyak diantara peserta didik aktif terlibat dalam diskusi dan sesi tanya-jawab? Apa yang mereka dilakukan di kelas? Dan tentunya masih banyak lagi prtanyaan lain yang sebenarnya kita sudah mengetahui jawabanya.
Satu hal yang perlu di ingat adalah bagaimana teknologi web ini dapat membantu proses belajar. Untuk kepentingan ini materi belajar perlu di kemas berbeda dengan penyampain yang berbeda pula.

B.Prosedur Dan Pemanfaatan Pembelajaran Berbasis WEB

Menurut Jaya Kumar C. Koran (2002), e-learning  adalah pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi atau bimbingan. Ada pula yang menafsirkan e-learning  sebagi bentuk pendidikan jarak jauh yang dilakukan melalui media internet, sedangkan Dong mendefinisikan e-learning  sebagai kegioatan belajar asynchronous  melalui perangkat elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhanya.

Rosenberg (2001)menekankan bahwa e-learning  merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan seraingkain solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan. Hal ini senada dengan Campbell (2002), Kamarga (2002) yang intinya menekankan penggunaan internet dalam pendidikan sebagai hakikat e-learning  

Perbedaan pembelajaran tradisional dengan e-learning, yaitu kelas tradisional. Guru dianggap sebagai orang yang serba tahu dan ditugaskan untuk menyalurkan ilmu pengetahuan kepada pelajarnya. Sedangkan di dalam pembelajaran e-learning  fokus utamanya adalah pelajar. Pelajar mandri pada waktu tertentu dan bertanggung jawab untuk pembelajaranya. Suasana pembelajaran e-learning   akan memaksa pelajar memainkan peranan yang lebih aktif dalam pembelajaranya. Pelajar membuat perancangan dan mencari materi dengan usaha dan inisiatif sendiri.

Sedangkan karakteristik e-learning , antara lain; pertama, memanfaatkan jasa teknologi elektronik; di mana guru dan siswa, siswa dan sesama siswa atau guru dan sesama guru dapat berkomunikasi dengan relatif mudah dengan tanpa dibatasi oleh hal-hal yang protokol. Kedua, memanfaatkan keunggulan komputer . ketiga, menggunakan bahan ajar bersifat mandiri disimpan dikomputer sehingga dapat di akses oleh guru dan siswa kapan saja dan dimana saja bila yang bersangkutan memerlukanya. Keempat, memanfaatkan jadwal pembelajaran , kurikulum, hasil kemajuan belajar, dal hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.

C.Implementasi Pembelajaran  Berbasis  WEB

Model pembelajaran dirancang dengan mengintegerasikan pembelajaran berbasis web dalam progam pembelajaran konvensional tatap muka. Proses pembelajaran konvensional tatap muka dilakuakan dengan pendekatan student centered learning (SCL) melauli kerja kelompok model ini menuntut partisipasi peserta didik yang tinggi.

Untuk merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis web, langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Sebuah progam pendidikan untuk peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan kampus dengan berbasis web. Progam ini dialkukan idealnya selama 5-10 bulan dan dibagi menjadi  5 tahap. Tahap 1, 3, dan 5 dilakukan secara jarak jauh dan untuk dipilih media web sebagai alat komunikasi. Sedangakan tahap 2 dan 4 dilakukan secara konvensional dengan tatap muka
  2. Menetapkan sebuah mata kuliah pilihan di jurusan. Pembelajaran dengan tatap muka dilakukan secara rutin tiap minggu pada tujuh mingggu pertama. Setelah itu, tatap muka dilakukan setiap 2 atau 3 minggu sekali.

Dua progam pendidikan itu disampaikan melalui berbagai macam kegiatan belajar secara kelompok. Belajar dan mengerjakan tugas secara kolaberatif dalam kelompok sangat dominan pada kedua progam tersebut.1

D.Kekurangan Pembelajaran  Berbasis  WEB

Petunjuk tentang manfaat penggunaan internet, khususnya dalam pendidikan terbuka dan jarak jauh, antara lain:
  1. Tersedianya fasilitas e-moderating di mana pendidikan dan peserta didik dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet secara reguler atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan dengan tanpa dibitasi oleh jarak, tempat, dan waktu.
  2. Pendidikan dan peserta didik dapat menggunakan bahan ajar atau petunjuk belajar yang terstruktur dan terjadwal melalui internet, sehingga keduanya bisa saling menilai sampai berapa jauh bahan ajar dipelajari.
  3. Peserta didik dapat belajar atau me-review bahan pelajaran setiap saat dan dimana saja kalau diperlukan, mengingat bahan ajar tersimpan di komputer
  4. Bila peserta didik memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya, ia dapat melakukan akses di internet secara lebih mudah.
  5. Baik pendidik maupun peserta didik dapat melakukan diskusi melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang banyak, sehingga menambah ilmu pengetahuan dan wawasan yang lebih luas.
BAB III
PENUTUP

A.Kesimpulan
  1. Pembelajaran berbasis web (e-Learning) didefinisikan sebagai aplikasi teknologi web dalam dunia pembelajaran untuk sebuah proses pendidikan.
  2. Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri. “Through independent study, students become doars, as well as thinkers” (cobine, 1997).
  3. Perbedaan pembelajaran tradisional dengan e-learning, yaitu kelas tradisional. Guru dianggap sebagai orang yang serba tahu dan ditugaskan untuk menyalurkan ilmu pengetahuan kepada pelajarnya. Sedangkan di dalam pembelajaran e-learning  fokus utamanya adalah pelajar
Download makalah pembelajaran berbasis it
Share:

0 komentar:

Posting Komentar