MAKALAH KEWARGANEGARAAAN
MAKALAH
KETAHANAN NASIONAL
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewarganegaraan
Saeful Anwar, M.Fil.I
Disusun oleh :
Rivan Nur Rochim (201955010104760)
M Ihsanur Rohim (201955010104774)
Titik Andriyani (201955010104801)
Almuhimmatul Atikah (201955010104783)
Dedi Aprilliswanto (201955010104972)
M Ihsanur Rohim (201955010104774)
Titik Andriyani (201955010104801)
Almuhimmatul Atikah (201955010104783)
Dedi Aprilliswanto (201955010104972)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO
TAHUN 2020
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan pertolonganNya penulis dapat menyelesaikan makalah berjudul “KETAHANAN NASIONAL SEBAGAI GEOSTRATEGI INDONESIA”. Meskipun banyak rintangan dan hambatan yang saya alami dalam proses pengerjaannya, tapi penulis berhasil menyelesaikan tepat pada waktunya.
Tak lupa saya mengucapkan terimakasih kepada dosen pengampu bapak Saeful Anwar, M.Fil.I . yang telah memberikan tugas makalah ini.
Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna untuk itu penulis menerima saran dan kritikan yang bersifat membangun demi perbaikan ke arah sempurna.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca . Akhir kata penulis sampaikan terima kasih.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………i
DAFTAR ISI ……………………………………………………………..ii
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………….1
- Latar Belakang Masalah ………………………………………………………………1
- Rumusan Masalah ……………………………………………….……………………1
- Tujuan Penulisan ………………………………………………………………………1
- Manfaat ……………………………………………………………………………….1
BAB II PEMBAHASAN ……………………………………………………………………..2
- Pengertian Ketahanan Nasional ……………………………………………………….2
- Unsur-unsur Ketahanan Nasional ……………………………………………………..3
- Indonesia dan Perdamaian Dunia ……………………………………………………...5
- Bentuk Konsep Ketahanan Nasional Indonesia Sebagai Geostrategi Indonesia …6
- Tujuan Ketahanan Nasional …………………………………………………..……..10
BAB III PENUTUP …………………………………………………………………………..13
- Kesimpulan …………………………………………………………………………..13
- Saran ………………………………………………………..…………………..…..13
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………….15
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
- Latar belakang
Ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dihadapai oleh setiap bangsa dalam perjalanan sejarahnya selalu berubah-ubah sesuai dengan situasi dan kondisi serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun pada umumnya suatu bangsa dapat mengatasi setiap ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dihadapi sehingga kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dan negaranya dapat dipertahankan, karena bangsa tersebut mempunyai ketahanan nasional.
Ketahanan Nasional seperti yang telah dirumuskan dalam GBHN pada hakikatnya adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa, untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara. Dengan demikian ketahanan nasional tidak sama dengan kekuatan militer melainkan dinamis yaitu terintegrasi antara kondisi tiap-tiap aspek kehidupan bangsa dan negara.
Agar pembangunan nasional dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta agar segala hambatan, tantangan, dan gangguan yang timbul dapat dielakkan, ketahanan nasional perlu terus menerus dipupuk dan dibina dalam segala aspek kehidupan bangsa. Karena ketahanan nasional yang tangguh akan semakin mendorong pembangunan nasioanl dan sebaliknya keberhasilan pembangunan nasional akan semakin meningkatkan ketahanan nasional.
- Rumusan Masalah
- Mendefinisikan pengertian ketahanan nasional sebagai geostrategi Indonesia ?
- Bagaimanakah bentuk konsep ketahanan nasional Indonesia ?
- Apakah tujuan ketahanan nasional Indonesia?
- Tujuan Penulisan
- Untuk mengetahui pengertian ketahanan nasional sebagai geostrategi Indonesia.
- Untuk mengetahui bentuk konsep ketahanan nasional Indonesia.
- Untuk mengetahui tujuan ketahanan nasional Indonesia.
- Manfaat
Manfaat bagi pembaca yaitu untuk lebih memperluas wawasan dan pengetahuan mengenai ketahanan nasional Indonesia sebagai geostrategi Indonesia.
Pengembangan ketahanan nasional bangsa Indonesia didasari pada asasasas sebagai berikut:
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
- PENGERTIAN KETAHANAN NASIONAL
Ketahanan berasal dari asal kata “tahan” ; tahan menderita, tabah kuat, dapat menguasai diri, tidak kenal menyerah. Ketahanan berarti berbicara tentang peri hal kuat, keteguhan hati, atau ketabahan. Jadi Ketahanan Nasional adalah peri hal kuat, teguh, dalam rangka kesadaran, sedang pengertian nasional adalah penduduk yang tinggal disuatu wilayah dan berdaulat. Dengan demikian istilah Ketahanan Nasional adalah peri hal keteguhan hati untuk memperjuangkan kepentingan nasional. Pengertian Ketahanan Nasional dalam bahasa inggris yang mendekati pengertian aslinya adalah national resilience yang mengandung pengertian dinamis, dibandingkan pengertian resistence dan endurence.
Ketahanan Nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan, serta gangguan baik yang datang dari luar dan dalam yang secara langsung dan tidak langsung membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar Tujuan Nasionalnya.
Ketahanan Nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan, serta gangguan baik yang datang dari luar dan dalam yang secara langsung dan tidak langsung membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar Tujuan Nasionalnya.
Ketahanan Nasional menurut para ahli, yaitu :
- Menurut Seskoad pada 1960,Ketahanan Nasional adalah pertahanan wilayah oleh seluruh rakyat.
- Menurut Lemhanas pada 1969,Ketahanan Nasional adalah keuletan dan daya tahan kita menghadapi segala ancaman,baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung ataupun tidak langsung membahayakan kelangsungan negara dan bangsa Indonesia.
- Menurut SK Menhankam/Pangab No.SKEP/1382/XII/1974,Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman ,gangguan,tantangan baik yang datang dari dalam maupun dari luar,yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas,identitas,kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan nasional.
- Menurut GBHN 1978-1997,Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamis yang merupakan integrasi kondisi tiap aspek kehidupan bangsa dan negara.Pada hakikatnya ketahanan nasional adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara.
- Menurut Suradinata pada 2005,Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa,yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman ,gangguan,hambatan dan tantangan baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas,identitas kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mengejar tujuan nasional Indonesia.
Setiap bangsa dalam mempertahankan eksistensinya dan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasionalnya harus memiliki suatu ketahanan nasional.Dalam hubngan inicara mengembangkan dan mewujudkan ketahanan nasional,setiap bangsa berbeda beda sesuai dengan falsafah,budaya dan pengalaman sejarah masing-masing.Oleh karena itu,bagi bangsa Indonesia ketahanan nasional dibangun atas dasar falsafah bangsa dan negara Indonesia yaitu Pancasila.Sebagai dasar falsafah bangsa dan negara,pancasila tidak hanya merupakan hasil pemikiran seseorang saja,melainkan nilai nilai Pancasila telah hidup dan berkembang dalam kehidupan objektif bangsa Indonesia sebelum membentuk suatu persekutuan hidup yang disebut negara.
Ketahanan Nasional ini mengandung makna keutuhan semua potensi yang terdapat dalam wilayah nasional,baik fisik maupun sosial serta memiliki hubungan erat antara gatra di dalamnya secara komprehensif integral.Kelemahan salah satu bidang akan mengakibatkan kelemahan bidang yang lain yang dapat mempengaruhi kondisi keseluruhan.
B.Unsur-unsurKetahanan Nasional
Unsur, elemen atau faktor yang mempengaruhi kekuatan/ketahanan nasional suatu Negara terdiri atas beberapa aspek. Para ahli memberikan pendapatnya mengenai unsur-unsur kekuatan nasional suatu Negara.
- Unsur kekuatan nasional menurut Hans J. Morgenthou Unsur ketahanan nasional negara terbagi menjadi beberapa faktor, yaitu :
- Faktor tetap (stable factors) terdiri atas geografi dan sumber daya alam.
- Faktor berubah (dynamic factors) terdiri atas kemampuan industri, militer, demografi, karakter nasional, modal nasional, moral nasional, dan kualitas diplomasi.
- Unsur kekuatan nasional menurut James Lee Ray
Unsur kekuatan nasional negara terbagi menjadi dua faktor, yaitu :
- Tangible factors terdiri atas penduduk, kemampuan industry, dan militer.
- Intangible factors terdiri atas karakter nasional, moral nasional, dan kualitas kepemimpinan.
- Unsur kekuatan nasional menurut Palmer & Perkins
Unsur kekuatan nasional terdiri atas tanah, sumberdaya, penduduk, teknologi, idiologi, moral, dan kepemimpinan.
- Unsur kekuatan nasional menurut Parakhas Chandra
Unsur-unsur kekuatan nasional terdiri atas tiga, yaitu
- Alamiah terdiri atas geografi, sumberdaya, dan penduduk.
- Sosial terdiri atas perkembangan ekonomi, struktur politik, budaya dan moral nasionaL
- Lain-lain: ide, inteligensi, dan diplomasi, kebijakan kepemimpinan.
- Unsur kekuatan nasional menurut Alfred T. Mahan
Unsur-unsur kekuatan nasional terdiri atas letak geografi, wujud bumi, luas wilayah, jumlah penduduk, watak nasional, dan sifat pemerintahan.
- Unsur kekuatan nasional menurut Cline Unsur-unsur kekuatan nasional terdiri atas sinergi antara potensi demografi dan geografi, kemampuan ekonomi, militer, strategi nasional, dan kemauan nasional.
- Unsur kekuatan nasional model Indonesia Unsur-unsur kekuatan nasional di Indonesia diistilahkan dengan gatra dalam ketahanan nasional Indonesia. Pemikiran tentang gatra dalam ketahanan nasional dirumuskan dan dikembangkan oleh Lemhanas. Unsur-unsur kekuatan nasional Indonesia dikenal dengan nama Astagatra yang terdiri atas Trigatra dan Pancagatra.
- Trigatra adalah aspek alamiah (tangible) yang terdiri atas penduduk, sumber daya alam, dan wilayah.
- Pancagatra adalah aspek social (intangible) yang terdiri atas idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.
Bila dibandingkan perumusan unsur-unsur kekuatan nasional/ketahanan nasional di atas, pada hakikatnya dapat dilihat adanya persamaan. Unsur-unsur demikian dianggap mempengaruhi Negara dalam mengembangkan kekuatan nasionalnya untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang bersangkutan. Pertanyaan dasarnya adalah dalam kondisi apa atau bagaimana unsur-unsur tersebut dapat dikatakan mendukung kekuatan nasional suatu negara. Bila mana suatu unsur justru dapat melemahkan kekuatan nasional suatu negara?
Pertanyaan demikian dapat diperinci dan diperjelas. Misalnya, penduduk yang bagaimanakah yang mampu mendukung kekuatan nasional suatu negara, wilayah atau geografi yang seperti apa dapat mengembangkan kekuatan sebuah bangsa, dan seterusnya. Jawaban eksploratif atas pertanyaan tersebut sampai pada kesimpulan bahwa pada hakikatnya ketahanan nasional adalah sebuah kondisi atau keadaan.
Dalam praktiknya kondisi ketahanan nasional dapat diketahui melalui pengamatan atas sejumlah gatra dalam suatu kurun waktu tertentu. Hasil pengamatan yang mendalam itu akan menggambarkan tingkat ketahanan nasional.Apakah ketahanan nasional Indonesia kuat/meningkat atau lemah/menurun.Lemah atau turunnya tingkat ketahanan nasional akan menurun kemampuan bangsa dalam menghadapi ancaman yang terjadi. Apakah pengamatan tersebut kita lakukan pada sejumlah gatra yang ada pada tingkat wilayah atau regional maka akan menghasilkan kondisi ketahanan regional.
C.Indonesiadan Perdamaian Dunia
Peran serta Indonesia dalam operasi pemeliharaan perdamaian merupakan amanat Pembukaan UUD 1945, dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Partisipasi Indonesia dalam OPP telah memberikan bobot terhadap hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif.
Sejak pertama kali berpartisipasi (UNEF 1957), Indonesia secara aktif telah mengirimkan 22 Kontingen dalam aktivitas OPP-PBB untuk membantu menegakkan perdamaian di berbagai penjuru dunia. Hingga saat ini, Indonesia masih aktif berpartisipasi dalam misi perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo (MONUC), Sierra Leone (UNAMSIL), Liberia (UNMIL) dan Georgia (UNOMIG).
Pengiriman OPP di bawah bendera PBB menunjukkan komitmen kuat bangsa Indonesia sebagai bangsa yang cinta damai, sehingga memberi bobot terhadap penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif, serta meningkatkan citra Indonesia di mata internasional.
- Bentuk Konsep Ketahanan Nasional Indonesia sebagai Geostrategi Indonesia
Geostrategi Indonesia merupakan strategi dalam memanfaatkan konstelasi geografi negara Indonesia untuk menentukan kebijakan,tujuan,dan sarana-sarana untuk mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia.Geostrategi Indonesia memberi arahan tentang bagaimana merancang strategi pembangunan guna mewujudkan masa depan yang lebih baik,aman,dan sejahtera.Oleh karena itu,geostrategi Indonesia bukanlah merupakan geopolitik untuk kepentingan politik dan perang,tetapi untuk kepentingan kesejahteraan dan keamanan.
Pada awalnya pengembangan geostrategi Indonesia digagas di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Bandung pada tahun 1962.Isi konsep geostrategi Indonesia yang terumus adalah pentingnya pengkajian terhadap perkembangan lingkungan strategi di kawasan Indonesia yang ditandai dengan meluasnya pengaruh komunis.Geostrategi Indonesia pada waktu itu dimaknai sebagai strategi untu mengembangkan dan membangun kemampuan teritorial dan gerilya untuk menghadapi ancaman komunis di Indocina.
Jika membahas tentang Ketahanan Nasional,spektrumnya tidak dibatasi pada bidang militer saja,melainkan juga termasuk ketahanan di semua aspek kehidupan nasional tersebut.Kalau dingkat lebih tinggi,semua itu sudah tercakup sebagai tugas dan fungsi pemerintah,yaitu mencakup aspek kesejahteraan dan keaamanan,dua aspek yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya.Kelemahan disalah satu aspek nasional akan berpengaruh pada aspek kehidupan lainnya dan pada gilirannya akan berpengaruh pada tingkat ketahanan nasional itu secara keseluruhan.
Dengan demikian tingkat ketergantungan masing masing aspek itu sangat besar.Masing-masing saling berpengaruh dan sebaliknya saling mendukung antara satu dengan yang lainnya.Oleh karena itu,tidak mungkin membicarakan satu aspek tanpa itu sangat besar.Masing-masing saling berpengaruh dan sebaliknya saling mendukung antara satu dengan yang lainnya.Oleh karena itu,tidak mungkin membicarakan satu aspek tanpa menyinggung aspek yang lainnya.Pola berpikir,bersikap,dan bertindak demikianlah yang dikenal dengan istilah utuh menyeluruh atau komprehensif integral.
Bagaimana mungkin militer akan kuat bila tidak didukung oleh dana,dalam hal ini ekonomi? Bagaimana mungkin ekonomi akan kuat bila tidak didukung kondisi politik dan keamanan stabil? Demikian pula ekonomi yang sulit dapat mengganggu stabilitas keamanan dan seterusnya.Inilah makna ketahanan nasional itu dimana terdapat saling ketergantungan dan mempengaruhi antara aspek yang satu dengan yang lainnya.
Pengertian Ketahanan Nasional tidak diterjemahkan semata-mata pada konteks militer saja,melainkan lebih luas lagi.Ancaman yang bersifat militer terwujud dalam gerakan bersenjata yang terorganisasi.Ancaman yang bersifat militer tidak hanya berasal dari luar negri saja ,tetapi juga seringkali berasal dari dalam negri.Ancaman yang demikian kita alami seperti yang tercermin dari gerakan bersenjata yang dilancarkan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dahulu atau isu separatisme yang diudarakan dari Irian Jaya(Papua).Kemungkinana ancama terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin besar mengingat kondisi geografis,demografis,dan sumber kekayaan alamnya.
Dengan demikian,bentuk perang bukan hanya merupakan urusan militer.melainkan sudah mencakup nonmiliter seperti perdagangan,perang,finansial,lingkungan hidup,sosial budaya,media massa dan sebagainya.
Perwujudan Ketahanan Nasional yang dikembangkan bangsa Indonesia meliputi (Bahan Penataran, BP7 Pusat, 1996):
- Ketahanan ideologi, adalah kondisi mental bangsa Indonesia yang berdasarkan keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila yang mengandung kemampuan untuk menggalang dan memelihara persatuan dan kesatuan nasional dan kemampuan untuk menangkal penetrasi ideologi asing serta nilai-nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
- Ketahanan politik, adalah kondisi kehidupan politik bangsa Indonesia yang berlandaskan demokrasi yang bertumpu pada pengembangan demokrasi Pancasila dan UUD 1945 yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas politik yang sehat dan dinamis serta kemampuan menerapkan politik luar negeri yang bebas aktif.
- Ketahanan ekonomi, adalah kondisi kehidupan perekonomian bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 yang mengandung kemampuan menerapkan stabilitas ekonomi yang sehat dan dinamis serta kemampuan menciptakan kemandirian ekonomi nasional dengan daya saing yang tinggi dan mewujudkan kemakmuran rakyat yang adil dan makmur.
- Ketahanan sosial budaya, adalah kondisi kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia yang menjiwai kepribadian nasional yang berdasarkan Pancasila yang mengandung kemampuan membentuk dan mengembangkan kehidupan sosial budaya manusia dan masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, hidup rukun, bersatu, cinta tanah air, berkualitas, maju dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras, serasi dan seimbang serta kemampuan menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional.
- Ketahanan pertahanan keamanan, adalah kondisi daya tangkal bangsa Indonesia yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan negara yang dinamis, mengamankan pembangunan dan hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan Negara dan menangkal semua bentuk ancaman.
Ketahanan nasional yang dikembangkan bangsa Indonesia bertumpu pada budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sehingga berbagai cirri ketahanan nasional yang dikembangkan tidak dapat dilepaskan dari tata kehidupan bangsa Indonesia (Suhady dan Sinaga, 2006).
- Ciri Ketahanan Nasional
- Ketahanan nasional merupakan prasyarat utama bagi bangsa yang sedang membangun menuju bangsa yang maju dan mandiri dengan semangat tidak mengenal menyerah yang akan memberikan dorongan dan rangsangan untuk berbuat dalam mengatasi tantangan, hambatan dan gangguan yang timbul.
- Menuju mempertahankan kelangsungan hidup. Bangsa Indonesia yang baru membangun dirinya tidak lepas dari pencapaian tujuan yang dicitacitakan.
- Ketahanan nasional diwujudkan sebagai kondisi dinamis bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan bangsa untuk mengembangkan kekuatan dengan menjadikan ciri mengembangkan ketahanan nasional berdasarkan rasa cinta tanah air, setia kepada perjuangan, ulet dalam usaha yang didasarkan pada ketaqwaan dan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, keuletan dan ketangguhan sesuai dengan perubahan yang dihadapi sebagai akibat dinamika perjuangan, baik dalam pergaulan antar bangsa maupun dalam rangka pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa.
- Asas Ketahanan Nasional
Pengembangan ketahanan nasional bangsa Indonesia didasari pada asasasas sebagai berikut:
- Kesejahteraan dan keamanan
- Utuh menyeluruh terpadu
- Kekeluargaan
- Mawas diri
Berikut adalah dasar mengenai sistem pertahanan Indonesia dalam UUD 1945 BABXII tentang Pertahanan Negara dan Keamanan Negara Pasal 30 :
- Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
- Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung.
- Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan laut dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.
- Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.
- Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hubungan dan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan diatur dengan undang-undang.
- Tujuan Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional itu bertujuan untuk menjaga dan melindungi kedaulatan ancaman militer maupun non militer,baik yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam negeri.Untuk itu,diperlukan adanya suatu keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuaan mengembangkan ketangguhan nasional disegenap aspek dan dimensi kehidupan nasional.Dari pengertian tersebut,ketahanan nasional adalah kondisi nasional yang harus diwujudkan dan dibina secara dini,terus menerus dan sinergik mulai dari pribadi,keluarga,lingkungan,daerah,dan nasional,bermodalkan keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional.
Negara kita ini merupakan negara yang besar,secara geografi,demografi maupun sumber kekayaan alamnya.Dari aspek demografi,kita memiliki banyak orang yang terpelajar dengan tingkat pendidikan yang tinggi.Banyak sekali dari mereka yang pandai berkiprah diberbagai macam sektor,baik didalam maupun diluar negeri.Sementara itu,dari aspek geografi,yang dimiliki negara kita adalah posisi yang sangat strategis,baik garis lintang maupun letaknya yang mengakibatkan negara kita berada dalam posisi yang sangat strategis.Demikian pula sumber kekayaan alami yang kita miliki begitu melimpah dari mulai sumber daya alam yang tidak terbarui sampai sumber daya alam yang terbarui.Persoalan sekarang yang muncul adalah bagaimana kita mengelola apa yang kita miliki itu agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya dalam kepentingan bangsa dan negara.Namun,mengapa yang terjadi justru sebaliknya sebagaimana yang kita rasakan sekarang? Di tengah kekayaan alam yang melimpah dan posisi yang strategis ini,justru negara ini berada jauh dibawah negara-negara yang tidak memiliki sumber daya alam seperti Jepang dan Singapura.
Apabila kondisi kemiskinan dan pengangguran yang semakin banyak ini tidak ditangani,ini akan mengakibatkan kondisi ketahanan nasional kita semakin lemah. Hal ini didasarkan atas asumsi bahwa kemiskinan dan pengangguran memiliki korelasi dengan meningkatnya angka kriminalitas.Bila tindak kriminalitas ini menigkat,yang terjadi adalah negara dalam keadaan terancam dari dalam negeri sehingga ini akan berdampak pada resiko yang lain.Dengan kondisi ini,setiap orang bisa melakukan apa saja untuk menutupi beban kehidupan yang dideritanya.Maka,tugas pemerintahlah untuk bisa melakukan pembangunan yang merata dan mensejahterakan rakyat jika ingin pertahanan nasional kita kuat.
Ketahanan nasional diperlukan dalam menunjang keberhasilan tugas pokok pemerintahan, seperti tegaknya hukum dan ketertiban, terwujudnya kesejahteran dan kemakmuran, terselenggaranya pertahanan dan keamanan, terwujudnya keadilan hukum dan keadilan sosial, serta terdapatnya kesempatan rakyat untuk mengaktualisasi diri.
Tujuan ketahanan nasional pada dasarnya untuk menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (AHTG). Jadi semakin kuat ketahanan nasional suatu bangsa semakin dapat menjamin kelangsungan hidup atau survival hidup suatu bangsa dan Negara.
Oleh karena itu, sekarang yang dibutuhkan adalah bagaimana membangun ketahanan nasional nasional secara bottom up approach melalui pembinaan tingkat ketahanan dari mulai ketahanan nasional, ketahanan daerah, ketahanan lingkungan, ketahanan keluarga dan ketahanan pribadi.
Dengan pembangunan ketahanan nasional melalui pendekatan dari bawah maka diharapkan dapat tercapai kondisi keamanan nasional yang menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara dan sekaligus pelaksanaan pembangunan di berbagai daerah.
Tujuan geostarategi juga diarahkan untuk menunjang tugas pook pemerintahan Indonesia dalam :
- Menegakkan hukum dan ketertiban (law and order)
- Terwujudnya kesejahteraan dan kemakuran (welfare and prosperity)
- Terselenggaranya pertahanan dan keamanan (defense and prosperity)
- Tersedianya kesempatan rakyat untuk mengaktualisasikan diri (freedom of the people)
- Terwujudnya keadilan hukum dan keadilan sosial (juridical justice and social justice)
Fungsi Ketahanan Nasional sebagai berikut :
- Daya tangkal, dalam kedudukannya sebagai konsepsi penangkalan, ketahanan nasional Indonesia ditujukan untuk menangkal segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap identitas, integritas, eksistensi bangsa, dan negara Indonesia dalam aspek: ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
- Pengarah bagi pengembangan potensi kekuatan bangsa dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan sehingga tercapai kesejahteraan rakyat.
- Pengarah dalam menyatukan pola pikir, pola tindak, dan cara kerja intersektor, antarsektor, dan multidisipliner. Cara kerja ini selanjutnya diterjemahkan dalam RJP yang dibuat oleh pemerintah yang memuat kebijakan dan strategi pembangunan dalam setiap sektor untuk mencapai tujuan nasional mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
BAB III
PENUTUP
- KESIMPULAN
Ancaman, gangguan, hambatan, tantangan yang dihadapi oleh setiap bangsa dalam perjalanan sejarahnya selalu berubah-ubah sesuai dengan situasi dan kondisi serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun pada umumnya suatu bangsa dapat mengatasi setiap ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dihadapi sehingga kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dan negaranya dapat dipertahankan, karena bangsa tersebut mempunyai ketahanan nasional. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulakan bahwa ketahanan nasional suatu bangsa akan selalu berubah (dinamis) atau berkembang sesuai dengan intensitas dan ekstentitas ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dihadapi.
Dapat disimpulkan bahwa Geostrategi Indonesia yang dirumuskan dalam wujud konsepsi ketahanan nasional,merupakan strategi Indonesia dalam memanfaatkan konstelasi geografi negara Indonesia untuk menentukan kebijakan,tujuan,dan sarana sarana untuk mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia.Geostrategi Indonesia memberi arahan tentang bagaimana merancang strategi pembangunan guna mewujudkan masa depan yang lebih baik,aman,dan sejahtera.Oleh karena itu,geostrategi Indonesia bukanlah merupakan geopolitik untuk kepentingan politik dan perang,tetapi untuk kepentingan kesejahteraan dan keamanan.Ketahanan nasional tidak hanya diartikan sebagai konteks militer saja melainkan lebih luas lagi, seperti nonmiliter, perdagangan, lingkungan hidup, sosial budaya,dan lainnya. Tidak hanya berasal dari luar negeri,melainkan juga dari dalam negeri.Untuk itu adanya Ketahanan nasional agar Indonesia tetap eksis dalam politis, ideologis, ekonomis, sosial budaya dan hankam.
- SARAN
Demikian pembahasan makalah yang dapat saya sampaikan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman sudi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan – kesempatan berikutnya. Pembaca juga harus mencari pengetahuan tentang Ketahanan Nasional Sebagai Geostrategi Indonesia dari berbagai macam sumber lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
Ms,Kaelan.2010.Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi.Paradigma.Yogyakarta
Hamdayama,Jumanta.2010.Cerdas,Kritis,dan Aktif berwarganegara.Erlangga.Jakarta
Education,Civic.2003.Pendidikan Kewarganegaraan.Majelis Diklitbang Muhammadiyah.Yogyakarta
MAKALAH BISA DIDOWNLOAD DI SINI

0 komentar:
Posting Komentar